Info tentang power bank.

Standar Regulasi Penerbangan IATA untuk POWERBANK.

IATA telah mengeluarkan peraturan untuk powerbank dalam penerbangan, yang menyatakan powerbank hanya dapat dibawa dalam bagasi kabin, dilarang untuk dibawa dalam bagasi check-in. Powerbank dengan kapasitas di bawah 100Wh dapat dibawa dalam bagasi kabin, untuk powerbank dengan kapasitas di atas 100Wh dan di bawah 160Wh memerlukan persetujuan dari pihak maskapai untuk dibawa dalam bagasi kabin, untuk powerbank dengan kapasitas di atas 160Wh dilarang untuk dibawa dalam penerbangan.
Powerbank yang beredar di pasaran umumnya mencetak kapasitas dengan besaran mAh. Untuk menghitung kapasitas Wh seperti yang ditentukan IATA, kita perlu mengalikan ampere hour baterai dengan voltase baterai tersebut.

Powerbank biasanya memakai sel baterai dengan voltase 3.6V – 3.85V. Powerbank dengan voltase 3.7V dan kapasitas 27000mAh (27Ah), kapasitas Wh nya adalah 27Ah x 3.7V = 99.9Wh (di bawah 100Wh). Jadi, powerbank dengan kapasitas di bawah 27000mAh dan voltase 3.7V dapat di bawa dalam penerbangan.
.
Sumber : IATA
.
📷 : Branch Communication Soekarno-Hatta International Airport
#soekarnohattaairport #airport #asia #indonesia #internasional #worldclassairport #2018 #airportsgrowfaster #indonesianairport #indonesianworldclassairport #soekarnohattainternationalairport #infobandara #powerbank #prosedurmembawapowerbank #prosedurmembawapowerbankkedalampesawat #peraturanpowerbank #peraturanpenerbangan


Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *